Rahasia Hidup Pria Berusia Tua Terlihat Seperti Pemuda

Hu Hai, pria berusia 68 tahun dari Shanghai, China, menuai banyak pujian karena penampilan dan semangatnya yang menyerupai anak muda.

Saat melihat wajah dan penampilannya, siapa pun pasti berpikir bahwa Hu Hai masih berusia sekitar 20an tahun.

Namun sebenarnya, kekek ini lahir pada tahun 1950, dari orangtua yang merupakan revolusioner China komunis.

Ayahnya meninggal ketika dia masih anak-anak. Jadi, dia dan enam saudara laki-lakinya dibesarkan oleh ibunya.

Semasa kanak-kanak, Hai sering berlatih beberapa jenis olahraga.

Meskipun ia tidak pernah mengejar karir sebagai atlet profesional, semangat muda dan ketekunan dalam berolahraga patut diapresiasi.

Hai pertama kali menjadi berita utama di China dua tahun lalu, ketika ia berpartisipasi dalam sebuah ajang pencarian bakat untuk orang-orang berusia lanjut " Kakek Paling Modern" di Shanghai, dua tahun lalu.

Penampilan dalam ajang pencarian bakat tersebut mengejutkan penonton dan juri.

Saat itu, ia tampil bak pria remaja, yang sangat kontras dengan usianya. Dia mengantongi gelar Kakek Paling Modern, dan sejak itu ia sering tampil di televisi, di majalah mode dan bahkan dalam acara modeling.

Lalu, apa rahasia awet muda pria berusia 68 tahun ini?

Hai mengaku, rahasia awet mudanya adalah kombinasi dari berbagai faktor.

Untuk mempertahankan kebugaran tubuhnya, ia menerapkan latihan yoga, meditasi, dan melakukan gerakan menggantung tubuh dengan posisi terbalik selama 30 detik setiap harinya.

Laman Health melaporkan, terdapat penelitian tentang yoga yang dikenal memang mampu memperlambat datangnya penuaan.

Yoga tak hanya mampu melatih kelenturan otot tubuh, tetapi juga meningkatkan kadar hormon yang mampu memperlambat proses penuaan, jika dipraktikkan secara reguler.

Sama halnya dengan yoga, meditasi juga mampu menghambat datangnya penuaan.

Laman Your Doctors melaporkan riset pada tahun 2009 telah mengungkap, meditasi ampuh meminimalkan tingkat stres, dan meningkatkan keadaan pikiran yang positif.

Sementara melakukan gerakan menggantung tubuh dengan posisi terbalik, dipercaya mampu mencegah munculnya keriput dan kerontokan pada rambut.

Selain itu, Hu Hai juga menerapkan pola diet. Ia mengonsumsi makanan sehat dalam porsi kecil dan mengonsumsi suplemen kesehatan, temaruk vitamin dan pil kolagen.

Tapi, apa yang benar-benar membuat Hai tampak jauh lebih muda daripada usianya adalah sikapnya.

Dia mengklaim bahwa dia terus merasa berusia 20 tahun dan mungkin akan merasa seperti itu sampai napas terakhirnya.

Baginya usia hanyalah angka, dan selama dia merasa muda, angka itu sama sekali tidak mempengaruhinya.

"Semua orang akan menjadi tua suatu hari nanti, tidak ada cara untuk menghindarinya. Tetapi, jika kita merasa tua dan hanya menunggu untuk mati, atau jika kita tidak ingin belajar atau mengalami hal-hal baru lagi, kita benar-benar sudah tua, tidak peduli berapa pun usianya.”

Hu Hai mengaku percaya, setiap orang memiliki tiga usia yaitu usia mental, usia fisiologis, dan usia fisik.

Usia fisiologis dan fisik dapat diukur dengan instrumen medis dan tes. Hu Hai berkata bahwa dokter mengatakan kepadanya bahwa dia memiliki tubuh dan fungsi tubuh berusia 40 tahun, tetapi usia mentalnya jauh lebih muda.

"Saya pikir usia mental saya akan selalu berusia 20 tahun. Terlepas dari apa yang dikatakan orang lain, saya berusia 20 tahun."

"Saya bisa melakukan apa yang bisa dilakukan oleh orang-orang berusia 20 tahun," ucap dia.

"Muda adalah sejenis sikap, dan jika kita memiliki gairah dan keingintahuan, kita dapat menjalani kehidupan yang berbeda," tambahnya. 

Read more

Tips Bikin Foto Selfie yang Kekinian dan Keren

Written by Ade Hendri Saputra 0 komentar Posted in:

Tips Bikin Foto Selfie yang Kekinian dan Keren

Mengambli swafoto atau lebih populer disebut selfie sudah menjadi aktivitas sehari-hari masyarakat modern. Ketika bertemu sanak saudara, teman, atau tokoh idola, selfie bersama seakan menjadi agenda wajib.

Hasil selfie, baik sendiri atau beramai-ramai, kerap dibagi ke media sosial. Ada beberapa selfie yang mengundang banyak like, ada pula yang kurang mendapat respons.

Nah, ada beberapa tips simpel untuk membidik selfie yang mumpuni agar hasilnya bagus  dan ketika dibagi ke media sosial mendapat banyak like.

Pertama, ketahui angle Anda. Setiap orang memiliki sudut pengambilan selfie yang paling pas dengan wajah, baik dari samping kanan, kiri, bawah, atau atas.

Jika tipe wajah Anda chubby dan Anda tak percaya diri dengan itu, sudut pengambilan dari samping bisa menjadi pilihan. Sebab, lekukan rahang akan lebih menonjol ketimbang pipi.

Jika Anda memiliki bibir yang terlalu lebar, sudut pengambilan dari atas barangkali cocok. Sebab, sudut tersebut akan lebih menonjolkan mata ketimbang bibir.

Nah, jika Anda memiliki hidung yang mancung dan bibir yang ingin ditonjolkan, pengambilan selfie dari bawah bisa dicoba. Intinya, angle yang cocok perlu dicari sendiri sesuai dengan apa yang ingin ditonjolkan dan disembunyikan.

Kedua, cari pencahayaan yang baik. Jangan pernah selfie dengan memunggungi sinar lampu atau matahari yang terang, sebab akan membuat wajah Anda sepenuhnya hitam alias backlight.

Sebaliknya, ambil posisi di mana wajah Anda kena semburan cahaya. Dengan begitu, hasil selfie bakal memperlihatkan wajah yang terang dan berseri-seri.

Cahaya alami yang paling baik adalah sore menuju senja, di mana langit sedang jingga-jingganya. Di daerah persawaan di Tegal dan Salatiga, cahaya senjanya sangat apik untuk selfie, membuat warna kulit Anda akan tampak lebih dramatis dan hangat.

Jika Anda ingin selfie di malam hari atau di tempat minim cahaya, sebaiknya lengkapi kamera ponsel dengan lampu portable. Pada beberapa ponsel yang mengunggulkan kemampuan selfie, ada fitur yang dinamai screen-flash.

Fitur tersebut memungkinkan ponsel mengeluarkan cahaya dari layar ketika cahaya di sekitar kurang mendukung. Hasil selfie akan tetap terang, menyesuaikan dengan kebutuhan dan warna kulit Anda.

Ketiga, sesuaikan porsi wajah. Untuk selfie dengan pemandangan yang apik, sebaiknya kurangi porsi wajah Anda dalam frame dan utamakan pemandangannya. Hal ini bisa dilakukan dengan memanjangkan tangan agar frame menangkap objek lebih luas.

Jika tak juga puas, beberapa vendor sudah membekali kamera ponsel dengan lensa wide-angle. Berkat lensa tangkapan lebar itu, Anda tak perlu lagi susah-susah memanjangkan tangan karena bidikannya tetap akan luas.

Keempat, pilih filter yang tepat. Filter merupakan salah satu faktor yang bisa menentukan kesuksesan hasil selfie. Namun, jangan sampai menggunakan filter secara berlebihan sehingga membuat hasil selfie terkesan palsu.

Beberapa aplikasi pengeditan foto yang menyediakan filter keren adalah VSCO dan Glitch. Jika Anda ingin hasil selfie terkesan sinematik dan artsy, bisa menggunakan VSCO.

Jika Anda ingin hasil selfie lebih unik dan hipster, Glitch bisa menjadi alternatif. Nah, untuk mempercantik foto dengan stiker maupun pewarnaan alias coloring yang apik, bisa menggunakan InShot.

Read more

3 Objek Wisata Kekinian di Kota Semarang

Written by Ade Hendri Saputra 0 komentar Posted in:

3 Objek Wisata Kekinian di Kota Semarang

Pariwisata Kota Semarang, Jawa Tengah kini memiliki berbagai opsi menarik, yang tak itu-itu saja. Terutama bagi yang sudah seringkali berkunjung ke kota lumpia ini, Anda harus mencoba ragam sensasi baru wisata Semarang di akhir pekan.

Lokasinya yang cukup berdekatan, membuat Anda tidak perlu meluangkan banyak waktu. Cukup di akhir pekan, Anda sudah bisa menjelajahi destinasi wisata baru, di Semarang ini.

Berikut destinasi wisata baru di Semarang Kamis (29/3/2018).

1. Naik Si Kenang, City Tour Semarang

Kini Kota Semarang memiliki ikon pariwisata baru, ialah Si Kenang. Bus tingkat yang akan memandu wisatawan keliling Kota Semarang ini diluncurkan tahun 2017, dan sangat layak untuk menyambut wisatawan.

Untuk naik Si Kenang, tiket diperoleh secara gratis. Anda hanya diminta menukarkan kartu tanda penduduk (KTP) dengan tiket untuk sementara. Setelah trip selesai, Anda akan mendapatkan KTP kembali.

Anda bisa menaikinya di Museum Mandala Bhakti, pemberangkatan pertama mulai pukul 08.00 WIB.

2. Kampung Pelangi

Kampung Pelangi yang tak jauh dari destinasi favorit Sam Poo Kong juga jadi ikon wisata Semarang kini. Setiap akhir pekan diburu para penikmat swafoto, termasuk wisatawan mancanegara.

Anda bisa naik bus Si Kenang untuk menuju ke sini. Di dalam Kampung Pelangi ini banyak spot-spot foto instagramable yang dibuat sendiri oleh warga di teras rumahnya masing-masing.

Untuk berfoto di sini, wisatawan cukup membayar seikhlasnya, ataupun cukup membeli jajanan dan minuman yang dijual masyarakat di sana.

3. Berpacu Gokart di Speedway

Bagi yang suka kebut-kebutan, Anda harus uji kemampuan mengemudikan gokart di sini. Sirkuit gokart pertama di Semarang ini bernama Semarang Speedway, lokasinya di di Jalan Raya Marina, Boulevard kav 88, Marina, Semarang.

Untuk mencobanya Anda perlu mendaftar sebagai member yang didapat secara gratis dengan pemesanan dua kali paket balap/race. Satu kali paket balap, Anda akan mendapatkan kesempatan lima menit atau sekitar delapan sampai sembilan lap.

Anda akan menjajal sirkuit beton sepanjang 300 meter. Dengan mesin GT 200 cc yang bisa melaju hingga 150 kilometer per jam. Setelah semua perlengkapan siap, pengunjung pun diedukasi tentang peraturan dan tata cara pertama kali mengendarai gokart.

Read more

Hidup Sehat Bebas Polusi Dimulai dari Hunian Kita

Written by Ade Hendri Saputra 0 komentar Posted in:

Hidup Sehat Bebas Polusi Dimulai dari Hunian Kita

Jakarta saat ini berpredikat sebagai kota termacet kedua di Asia setelah Bangkok menurut Inrix Global Traffic Scorecard 2017. Data pada riset tersebut menyebutkan, rata-rata pengendara di Jakarta terjebak kemacetan selama 63 jam setiap tahunnya.

Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan 2016 yang menyebut para pengendara menghabiskan 55 jam di jalan saat macet.

Pertumbuhan tingkat kemacetan di Jakarta ini juga diiringi dengan level polusi tidak sehat yang mencemari langit Ibu Kota.

Jumat (9/3/2018), indeks kualitas udara menurut situs Aqicn.org berdasarkan dua stasiun yang dipasang di dekat Tugu Tani (Jakarta Pusat) dan Jalan Hang Jebat (Jakarta Selatan) per 20 Februari 2018 menunjukkan status “Unhealthy” pada jam-jam sibuk sekitar pukul 18.00.

Saat itu, kadar partikel PM2.5 berlevel 151-200 mikrogram per meter kubik. Padahal, kategori “Good” berada di level 0-50 mikrogram per meter kubik.

Predikat tidak sehat yang disandang oleh udara Jakarta ini tentu menjadi persoalan serius bagi warganya. Masalah kesehatan pun menjadi isu utama yang harus diperhatikan.

Menurut data dari University of Washington’s Institute for Health Metrics and Evaluation, polusi udara bertanggung jawab atas 6,1 juta kematian dan hampir 12 persen dari kematian global pada 2016. Sebanyak 4,1 juta kematian dari total tersebut disebabkan oleh polusi udara luar.

Hunian hijau

Orang yang tinggal di perkotaan mau tak mau pasti akan bersentuhan dengan tingkat polusi yang tinggi itu. Terlebih bagi Anda yang setiap harinya harus berkutat dengan kemacetan, tentu udara yang bersih dan segar menjadi idaman.

“Yang paling dirindukan kebanyakan orang setelah seharian beraktivitas di luar adalah pulang ke rumah. Namun sayang, masih sedikit sekali area hijau yang ada di permukiman-permukiman di Jakarta,” ujar Ferdy (26), seorang warga Meruya, Jakarta, Selasa (13/3/2017).

Sebuah artikel pada situs Redfin.com, Jumat (7/10/2016), dengan judul A Healthy Home is a Happy Home: How to Optimize Your Home for Healthy, Stress-free Living menjelaskan bahwa hidup yang sehat bisa dimulai dari lingkungan tempat tinggal Anda.

Lingkungan yang sehat biasanya diawali dari baiknya sirkulasi udara yang terjadi di area tersebut. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan area penyangga hijau di sekitar rumah Anda.

Area penyangga hijau, atau biasa disebut dengan taman, dipercaya dapat menghalau polusi udara yang berterbangan. Selain itu, taman juga berfungsi untuk meredam bising suara kendaraan bermotor dan menjadikan udara yang masuk ke dalam rumah menjadi lebih segar.

Selain untuk tempat bermain, taman dekat rumah juga berfungsi untuk mengurangi polusi udara yang berterbangan.SHUTTERSTOCK Selain untuk tempat bermain, taman dekat rumah juga berfungsi untuk mengurangi polusi udara yang berterbangan.

Untuk membuat taman sebagai area penyangga hijau yang baik, tentu ada beberapa hal yang patut diperhatikan. Salah satunya adalah jenis pemilihan tanaman.

Tumbuhan yang memiliki daun dan ranting yang rimbun dipercaya dapat menyaring debu dan polusi udara dengan lebih baik. Washingtonia robusta (pohon palem), Ravenala Madagascariensis (pisang kipas), atau pohon tabebuya, misalnya, bisa dijadikan pilihan.

Selain itu, taman yang baik adalah taman yang memperhatikan lima unsur kehidupan, seperti air, tanah, kayu, logam, dan api.

Dalam konsep fengsui, kelima unsur ini merupakan bagian penting yang harus ada dalam sebuah bangunan. Komposisi yang seimbang tentu akan membuat sirkulasi kehidupan berjalan dengan baik.

Konsep inilah yang selalu digunakan oleh perumahan Puri Botanical dalam membangun sebuah permukiman hijau. Tak hanya bangunan yang berstandar ramah lingkungan, mereka juga fokus dalam menciptakan lingkungan yang “hijau” dan bebas polusi.

Salah satu langkahnya adalah dengan membangun taman botani seluas 6 hektar sebagai area penyangga hijau di tengah-tengah hunian. Ini membuat Puri Botanical menjadi perumahan botanical estate pertama yang memperhatikan ekologi dan konservasi alam di kota Jakarta.

Untuk mewujudkan “oasis” ini, mereka sudah bekerja sama dengan Kebun Raya Bogor Institute untuk menciptakan 10 taman botani bertema yang memiliki konsep lima elemen fengsui.

Taman-taman tersebut adalah English Garden, Romantic Garden, Concert Lawn dan Jardin de Paris (elemen air), Forest Walk dan Forest Plaza (elemen kayu), Japanese Garden dan Chinese Garden (elemen logam), Sculpture Garden (elemen api), serta Earthbound Garden (elemen tanah).

Kini, warga Jakarta yang ingin menikmati udara segar nan bersih tak perlu jauh-jauh pergi ke Bogor. Sebab, asa untuk bisa menghirup udara bersih layaknya di Kebun Raya Bogor bisa tetap dirasakan oleh warga Jakarta. Tak ada lagi rasa waswas terhadap polusi udara yang mengganggu pikiran Anda tatkala tiba di rumah selepas beraktivitas di luar.

Read more

6 Tanda yang Menandakan Anda Karyawan Terbaik

Written by Ade Hendri Saputra 0 komentar Posted in:

6 Tanda yang Menandakan Anda Karyawan Terbaik

Salah satu tujuan kita bekerja adalah untuk mendapat dan menjadi yang terbaik. Kita mengerahkan seluruh tenaga, waktu, dan pikiran supaya bisa fokus pada tugas-tugas kantor. Hingga pada akhirnya kita menuai kesuksesan dari kerja keras yang telah dilakukan.

Sukses dalam bekerja tidak hanya diukur dari materi, tapi juga dari penghargaan. Beberapa perusahaan sering memberikan predikat “ karyawan terbaik” bagi para karyawan yang memiliki kinerja dan produktivitas tinggi.

Seperti yang dikutip dari Cermati.com, berikut adalah hal-hal yang kalau dimiliki menandakan diri Anda layak dipertimbangkan sebagai karyawan terbaik.

1. Sifat Pantang Menyerah yang Melekat pada Diri

Mungkin diri Anda sering melakukan kesalahan saat bekerja. Kesalahan tersebut tidak melulu bernilai negatif. Beberapa kesalahan buktinya ada yang bersifat positif dan dipercaya dapat menghadirkan kekuatan positif, yaitu sifat pantang menyerah.

Sifat tidak mudah menyerah ditunjukkan lewat tugas-tugas yang diberikan atasan. Level tugas yang tidak menentu mungkin sering membuat karyawan lain malas, tapi tidak untuk diri Anda. Tugas dengan level terberat sekalipun akan Anda lakukan dengan sepnuh hati sampai tugas tersebut selesai.

2. Terbuka pada Hal-Hal Baru

Setiap tahun kantor tempat Anda bekerja pasti mengalami perubahan. Entah itu perubahan dari bentuk kepemimpinan atau tata operasional. Perubahan situasi yang terjadi di kantor bukanlah hal yang harus dipandang negatif, melainkan positif. Pada saat inilah mentalmu diuji.

Anda harus dapat beradaptasi pada perubahan untuk mencapai sebuah perubahan.
Terbuka pada hal-hal baru akan membuat diri Anda disenangi banyak orang, terutama atasan. Dengan sifat ini, Anda pun bisa dinobatkan sebagai karyawan terbaik di kantor. Karier pun dipercaya lebih mudah melejit.

3. Mau Menerima Masukan yang Sifatnya Membangun

Masukan dari atasan merupakan makanan wajib bagi para karyawan di kantor. Masukan yang diberikan tidak semata-mata menandakan kinerja buruk. Kebanyakan masukan tersebut merupakan bentuk perhatian atasan kepada bawahan.

Jika Anda termasuk karyawan yang sering diberi masukan, itu tandanya atasan ingin kalau diri Anda semakin baik di kemudian hari. Jadikan masukan ini sebagai bentuk bimbingan tidak langsung agar diri Anda dapat bekerja lebih maksimal di kantor.

4. Bekerja Sesuai Target

Bekerja itu tidak semata-mata untuk kesuksesan diri sendiri, tapi juga kesuksesan perusahaan. Menentukan target saat bekerja sangat penting agar Anda tahu seberapa besar kontribusi yang akan Anda lakukan untuk perusahaan tersebut.

Target akan memudahkan diri Anda untuk menggapai apa saja yang sudah ditetapkan selama bekerja. Dengan target, Anda juga dapat mengetahui pencapaian yang sudah Anda raih sehingga diri Anda dapat menjadi karyawan yang lebih baik dari hari ke hari.

5. Memandang Pekerjaan sebagai Aspek Positif

Pekerjaan yang Anda geluti saat ini termasuk aspek positif. Kenapa? Karena dengan bekerja, Anda bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan bekrja, Anda juga bisa lebih mengembangkan diri ke arah yang lebih baik. 

Tidak dapat dimungkiri, beban bekerja sangatlah berat. Namun, Anda tidak boleh putus asa begitu saja. Anda harus tetap berjuang untuk mendapatkan hasil terbaik. Sebab pada dasarnya perjuangan dan kerja keras tidak akan pernah sia-sia. Namun, akan membuahkan hasil manis di kemudian hari.

6. Teliti dan Cermat Saat Bekerja

Tugas yang diberikan atasan tidak semata-mata hanya sebatas “selesai” lalu dikumpulkan saja. Anda harus dapat memastikan kalau tugas tersebut terhindar dari kesalahan-kesalahan kecil yang berakibat fatal di kemudian hari.

Misalnya, Anda bekerja di bidang keuangan, Anda harus yakin kalau semua laba yang diperoleh perusahaan sudah dihitung dengan benar. Kalau tidak, perusahaan akan dipandang kurang kredibel oleh perusahaan atau investor.

Berikan apa yang bisa Anda berikan untuk pekerjaan tersebut. Berikan yang terbaik. Cermat dan teliti saat bekerja untuk meminimalkan kesalahan kecil supaya hasil kerja lebih optimal.

Layakkah Anda Menjadi yang Terbaik?

Predikat “karyawan terbaik” tidak diberikan secara sembarangan oleh perusahaan. Efektivitas dan produktivitas kerja merupakan dua hal yang akan mempermudah diri Anda untuk menggapai predikat tersebut.

Setelah membaca penjelasan di atas, apakah Anda memiliki sifat-sifat tersebut? Sudah layakkah Anda diangkat sebagai karyawan terbaik di perusahaan?

Read more